Twitter Lebih Menarik Daripada Facebook


Twitter — adalah layanan microblogging yang diramalkan bakalan menyamai atau bahkan melebihi ketenaran Facebook di masa yang akan datang. Microblogging adalah “ngeblog” singkat atau dapat diartikan sebagai, setiap pengguna dapat menuliskan apa yang ada dalam pikiran mereka (atau apa yang sedang mereka lakukan) dan men “share-kan” dengan penguna yang lain dan satu diantara pengguna lainnya dapat saling berkirim komentar tentang apa yang dituliskan.

Layanan microblogging saat ini sangat beragam serta menarik. Selain Twitter masih ada Friendster, MySpace, hi5, ping.fm, LinkedIn, Multyply dan yang paling popular saat ini tentu saja adalah Facebook…😛
Apa saja yang menarik dari Facebook?Kayaknya gak perlu dijawab broer…. Kebanyakan dari kalian pastilah memiliki akun atau setidaknya pernah mengenal Facebook. Facebook sangat lengkap. Mulai dari fungsi sejatinya yang hanya berupa microblogging, Facebook telah berkembang pesat dan memiliki fitur-fitur yang dapat mempercepat jaringan serta komunitas. Namun apa efek dari seabrek layanan Facebook tersebut? Beberapa waktu yang lalu, Facebook telah mengeluarkan situs versi lite, yang bertujuan untuk memperingan koneksi data yang terpakai saat digunakan. Apa efek sampingnya? Tentu saja jika Anda menggunakan Facebook versi lite maka fitur-fiturnya nggak selengkap yang regular site.

Trus– back to topic— apa yang membuat Twitter lebih menarik daripada FB..? Nih…catatan2 yang ane kumpulkan dari berbagai kolong blog dan situs2 lain dengan sedikit bumbu a la Farah Quinn… khekhkehkeh…😆

1. Karakter yang sangat singkat, minim, hanya 140 karakter saja, Broer!
Sangat singkat, padat dan efektif. Apa maksudnya? Dalam Facebook, ketika kalian pengen update status, jumlah karakter yang diperbolehkan adalah 420 krakter (dulu masih 160). Kalo’ Twitter, karakter yang ‘diijinkan’ hanya sebatas 140 saja (lebih sedikit dari sms yang 160 kata). Sooo, apa kelebihan Twitter dari perihal ini? …. Gini, broer– Dengan hanya 140 karakter, kalian dapat menuliskan kalimat seperlunya dan karakter yang terbatas akan menyingkat ruang serta dan nyaman dipandang mata yang membaca. Coba jika bandingkan dengan Facebook. Dengan 420 karakter, sama saja kalian menuliskan satu buah bait lagu (meskipun banyak user yang tidak memaksimalkan karakter yang tersedia). Intinya, dengan jumlah karakter yang sedikit atau terbatas, kalian akan menuliskan hal-hal yang seperlunya serta tidak akan “memaksa” kalian buat “lebay” di status updates.. Banyak yang statusnya lebay di FB😆

2. Balasan status yang nggak berurutan
Apa maksudnya kalimat di atas? Di Facebook ketika kita pengen bales atau mengomentari status teman atau orang lain, maka tampilannya akan seperti berurutan berakar kebawah. Coba bayangkan jika ada ratusan orang yang membalas status. Betapa panjang tampilannya. Dan kita harus membuka dari awal untuk membacanya. Lagipula, jika ane amati, balasan status tersebut banyak yang nggak efektif. Para user hanya sebatas “ngobrol” di wall, padahal Facebook telah memiliki fitur chat sendiri. Namun di Twitter, jika pengen bales status updates seseorang cukup ringkas. Hanya dengan menambahkan simbol @ di depan username.

Misalnya, jika ane meng-update status Twitter, dan kalian pengen membalasnya, maka hal yang harus kalian lakukan hanya menuliskan tanda @ kemudian username saya “igopatria” dan pesan yang akan dikirimkan. Contoh: @igopatria sudah punya anak berapa gan?”😆. Cukup mudah broer? Dan kalian juga dapat membalas status dengan menggunakan “Retweet” (boso jowone = pengulangan). Retweet berguna apabila user yang kita balas status updatesnya telah lupa apa yang dia tuliskan sebelumnya. Semisal, dua hari yang lalu teman saya menanyakan tentang tugas (misal @dhanyjulian) ke ane melalui Twitter, dan statusnya tertulis: @igopatria: Le, redaksi piye kabare? Update web berapa kali?.” Jika ane langsung bales, mungkin mas Dhany Julian akan lupa akan apa yang dia tanyakan ke aku, karena pertanyaan itu ditanyakan 2 hari yang lalu. Maka dalam membalas status updates dia, aku pake’ Retweet. Contohnya adalah sebagai berikut: “Berees mas– sehari update 10 kali RT @dhanyjulian: @igopatria : Le, redaksi piye kabare? Update web berapa kali?” So effective!

Satu hal lagi yang menjadi kelebihan Twiter. Twitter support akan multiple posting. Apa maksudnya? Kita dapat menuliskan status updates yang ditujukan pada banyak teman-teman Twitter. Semisal sebagai berikut, ane update status: “Lagi ngumpul bareng @dhanyjulian @ozorariena @samsul84 @wulankdm merayakan ultah @torasebastian“. Perhatikan status tersebut. Dalam 1 status itu tertera 5 nama username dan apa artinya, status kita akan ditujukan atau masuk ke username yang bersangkutan (mentions).

3. Followings dan followers
Di Facebook, dalam hal pertemanan– hanya terdapat satu macam jenis yakni friends. Tapi di Twitter, ada dua macem, yakni following serta follower, apa artinya?

Following adalah orang yang kita ikuti status updates-nya. Sedangkan followers adalah orang yang mengikuti status updates kita. Bingung? Ane kasih contoh, broer. Di Facebook, jika kita menambahkan seorang teman (add) dan teman tersebut menerimanya, maka secara otomatis kita bakal menerima updates status dari teman kita itu dan begitu juga sebaliknya. Nah hal ini berbeda dengan Twitter. Jika kita menambah teman baru (follow) maka secara otomatis (tanpa konfirmasi) kita bakal menerima status updates dari teman baru kita itu. Tapi, jika teman kita tidak mem-follow balik (follow back), maka teman kita nggak akan menerima status updates kita. Contoh, aku (@igopatria) men-follow Twitter @sony_ismail (Sony J-Rocks). Maka status updates @sony_ismail akan ane terima karena telah mem-follow-nya. Namun jika @sony_ismail tidak menfollow ane (@igopatria) maka updates status ane nggak akan muncul di Timeline-nya @sony_ismail. Nah terkadang dalam mencari followers (teman yang mengfollow kita) sangat sulit. Biasanya pemakai Twitter akan memiliki jumlah followers lebih banyak daripada followingnya. Mengapa? Orang akan berfikir dua kali dalam menfollow user di Twitter, kecuali user tersebut adalah orang terkenal atau artis. Hal ini dikarenakan sebab, jika memfollow terlalu banyak orang-orang yang tidak penting, akan memenuh-menuhi timeline status updates Twitter kita. Sebagai contoh, para artis yang gemar bermain Twitter seperti @elsamayori @sherinamunaf @desta80s @radityadika dan lain-lain akan memiliki jumlah follower yang jauh lebih banyak daripada jumlah followingnya.

4. Hanya menampilkan status updates teman yang Kita Follow
Ini masih terkait dari poin sebelumnya. Dengan sistem di atas, maka kita hanya akan menerima status updates Twitter dari user yang kita kehendaki (follow). Tentu saja ini akan mengurangi masalah timbulnya spam. Dan dengan adanya sistem following serta followers, maka akan menambah menarik fitur Twitter itu sendiri, tak jarang ada user yang saling berlomba untuk mendapatkan banyak follower dengan user yang lain. Karena memang dalam Twitter jika kita adalah orang biasa dan bukan terkenal, sangatlah sulit untuk mendapatkan followers banyak. Lantas, apa kegunaan banyak followers? Jika kalian adalah orang yang kebetulan terjun dalam dunia marketing (blog/web promote) Twitter akan sangat membantu dengan jumlah followers yang melimpah.

5. Tanpa konfirmasi
Dalam Twitter, Jika kita tidak mengaktifkan privacy, maka semua orang bisa membaca update status kita, termasuk orang yang belum punya akun Twitter. Semua orang juga bisa memfollow tanpa harus meminta konfirmasi dari kita. Mungkin alasan ini yang membuat beberapa artis, selebritis, politikus, mentri, sampai presiden Barrack Obama-pun sekarang punya twitter. Akun mereka biasanya di follow oleh ribuan bahkan puluhan ribu orang (@aplusk – Ashton Kutcher – jumlah followernya hingga 3 juta followers). Kalau di Facebook tentu repot mengkonfirmasi satu demi satu permintaan teman yang jumlahnya banyak tersebut.

6. Begitu ringan simple – nyaman – serta praktis
Sejatinya layanan resmi Twitter hanya update status “What Are You Doing?” tanpa tambahan lain seperti foto, video, dan sebagainya. Jika di Twitter bisa melakukan itu adalah karena bantuan aplikasi dari pihak ke tiga. Karena hanya update status, maka pembicaraan di Twitter akan lebih fokus dan menarik, misalnya ketika ada musibah gempa padang, berita di Twitter akan terasa lebih aktual cepat dan terpecaya. Sementara di Facebook pada saat yang sama (saat terjadi gempa) masih terlihat orang-orang yang sibuk main game (contoh: mafia wars, pet society dan lain-lain), atau muncul juga laporan quiz-quiz yang nggak penting.

…..Capek– Sebenrnya masih banyak, tapi ane yakin, broer n zist bakalan bosen kalo banyak tulisannya… Sementara ini dulu aja broer…:mrgreen:

HAVE A GREAT WEEKEND.

About igo_adrian

I'm a dreamer, I'm a gamer, I'm a musician, I'm an artist, I'm Virgo A'raaf. View all posts by igo_adrian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: