AKU YANG TERSESAT


Seterjal inikah liku liku hatimu?
Hingga telapak kakiku memerah, hingga aku melemah.
Likuanya semudah menyusuri ruang seribu pintu
Kau sembunyikan hatimu, di balik ribuan pintu itu
Lalu, kearah mana mulai kutarik daun pintunya?
Aku terlalu takut,
Jika kubuka pintu muncul lukaku,
Jika kubuka pintu muncul kecemburuanku,
Aku terlalu sombong untuk mengakui,
Wewangian tubuhmu bukan untukku.
Bahwa langkah kakimu menjauhiku.

Bukankah lebih baik aku yang mengayuh dayung?
Menjauh dari taman bunga di kota itu.

Samudera terlalu dangkal untuk kuselami,
Dunia terlalu sempit untuk sembunyikan tangisku.

(Igo – 2006)

About igo_adrian

I'm a dreamer, I'm a gamer, I'm a musician, I'm an artist, I'm Virgo A'raaf. View all posts by igo_adrian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: