11 Kunci Menjadi Karyawan Andalan


Betapa meyenangkan broer, bila kita jadi seorang karyawan yang dipercaya dan diandalkan atasan maupun rekan kerja. Kita pasti akan merasakan hari-hari yang indah di lingkungan kerja (ciiieeee….). Sebab, selain merasa ‘diorangkan’, kita bakalan diperhatikan dan dihargai, juga nggak dipandang sebelah mata. Nih, ane bagi2 tips yang bisa broer n zist jadikan bahan pertimbangan untuk mempersiapkan diri kalian jadi karyawan yang dapat diandalkan! Cekibrot….!
1. Inovatif
Untuk bisa diandalkan, salah satu caranya adalah memiliki karakter inovatif. Jangan mandek dalam berpikir maupun bekerja. Malah sebaliknya, kita musti mampu menciptakan terobosan-terobosan baru yang bermanfaat buat perusahaan. Apalagi di era gombalisasi… eh, maaf, maksud saya di era globalisasi kaya’ sekarang (apalagi buat yang kerja di radio.. ;-)), kreasi sangatlah diharapkan. Dengan kreativitas yang kita miliki, perusahaan akan mempercayai anda sebagai karyawan yang bisa diandalkan. So, ask yourself, are you innovative…?
2. Cerdik
Cerdik bukan berarti licik (dan jangan licik.. :-D). Jika kita memiliki kecerdikan, tentu perusahaan akan mengandalkan kita sesuai dengan bidang yang kita kuasai. Dalam hal ini, kita dituntut untuk cepat memahami situasi tertentu. Bertanyalah pada rumput yang bergoyang, “Apakah perusahaan saya sedang mengalami kesulitan..?” atau, “apakah bisnis perusahaan saya sedang berkembang…?”. Jika dihadapkan pada suatu masalah, kita musti pandai mencari pemecahannya. Dan jika sedang berkembang, kita musti cerdik menemukan peluang-peluang baru. Kecerdikan yang kita miliki akan menuntun kita menjadi seorang karyawan yang dapat diandalkan. Siapkah Anda…?😉
3. Gigih
Karyawan yang handal pasti memiliki kegigihan dalam bekerja (lembur 20 hari tanpa dapet ‘tombo kringet’ pun dijalani… ;-)). Nggak bakalan loyo dan pinter ngatur ritme kerja. Dan tetaplah teguh pada pendirian dan pikiran-pikiran cemerlang. Optimis broer…!!! (Pesan Pak Dewa ;-)) Pertahankan terus ide2 cemerlang dan optimisme. Ulet, jangan mudah patah semangat (biarpun ditolak pedagang2… :-D) bila ada tantangan yang berat, misalnya ketika anda berhadapan dengan pesaing yang kuat.
4. Kompetitif
Menghadapi persaingan yang ketat (terutama di dunia radio (lagi…) ;-)), kita diharapkan oleh perusahaan untuk menjadi petarung yang hebat. Sebaiknya kita mulai tumbuhkan jiwa kompetitif, yang peka terhadap persaingan yang ada. Jangan mudah ‘mengkeret’ bila melihat kompetitor yang seakan-akan terlihat kuat. Pastikan dalam kita, betapapun kuatnya seseorang atau pesaing, pasti memiliki kelemahan. Disinilah, kita dituntut untuk tajam melihat kelemahan pesaing.
5. Supel
Orang yang supel, biasanya bisa diterima di lingkungan apa saja. Termasuk lingkungan kerja (dan lingkungan Radio Patria yg bener2 baru buatku.. ;-)). Karyawan yang supel, akan sangat mudah diterima oleh atasan maupun rekan kerja. Dan sikap mudah bergaul kita akan membawa keceriaan bagi lingkungan kerja, yang pasti akan mengurangi ketegangan dan stres akan pekerjaan.
6. Banyak Relasi
Banyaknya relasi juga akan menentukan apakah kita bisa diandalkan oleh perusahaan atau nggak. Bikos, kalo kita kuper a.k.a kurang pergaulan, peluang kerjasama dengan relasi bisnis bisa tertutuip broer. Padahal di era yang menggombal ini (mengglobal…) semakin banyak relasi bisnis semakin besar peluang untuk membesarkan perusahaan.
7. Jago Nego
Dengan banyak relasi, jika dibarengi dengan kelihaian kita dalam bernegosiasi akan semakin melengkapi kelebihan kita… (tanya divisi Marketing Radio Patria… :-D). Sebab, meskipun banyak relasi bisnis, bila kita kurang memahami tehnik bernegosiasi podo ae goroh, broer. Jika kalian pengen jadi karyawan andalan, mulai sekarang mari kita belajar bernegosiasi…😉
8. Tambah Kepandaian
Ada ungkapan yang ngoceh ‘tuntutlah ilmu sampai ke Negeri Cina’ ternyata bener broer. Gak ada kata terlambat untuk kita belajar. Milikilah intelegensi atau kecerdasan agar sukses dalam bekerja. Yang bisa kita lakukan ya belajar…belajar…dan belajar. Terutama tentang seluk-beluk pekerjaan kita (termasuk tukang parkir, musti tau tehnik memarkir… ;-))
9. Berprestasi
Jangan lepas tanggung jawab bila kita memang harus mempertanggung jawabkan pekerjaan kita (kata2ne kok mulek yo?). Prestasi kita pasti dinilai oleh atasan. Jika kita memang memiliki nilai lebih, atasan pasti bakalan mempercayai dan mengandalkan kita. Kalo udah gitu, jangan sia-siakan kepercayaan atasan.
10. Jangan Gaptek
Ojo nganti gaptek alias gaplek teknologi broer… Kita dituntut untuk terus mengikuti perkembangan teknologi yang berkaitan dengan karier kita. Mosok jaman saiki sik urung ngerti internet…? Yang jelas, kita musti up-to-date perkembangan tehnologi apapun. Termasuk jika nanti Raduga udah diganti software yang lain… (khusus buat penyiar radio..! ;-))
11. Bermoral
Terakhir, BERMORAL. Jangan terlalu sombong broer (lek mlaku ojo ndangak terus, tengeng kapok we ngko!), atau suka TTD (tipu-tipu dikit), mengambil untung buat diri sendiri dan mengorbankan orang lain. Kaya gitu namanya NGGAK BERMORAL broer! Nggak menjunjung etika kerja, maka akibatnya, gak cuman bos yang bakalan murka, rekan kerja kita juga bakalan eneg buat kerja sama dengan kita. Kerendahan hati perlu broer, keep low profile. Ojo sombong, ojo dumeh, ojo kemlelet.😉
Wes, sementara cukup semene wae dhisik. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kalian yang mau menyempatkan diri mampir di blog ini.🙂
(igo – dari berbagai sumber dan pengalaman pribadi..;-))

About igo_adrian

I'm a dreamer, I'm a gamer, I'm a musician, I'm an artist, I'm Virgo A'raaf. View all posts by igo_adrian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: