Musik Indonesia = Musik Malaysia…???


Secara pribadi, seringkali hal itulah yang kepikiran di otakku. Begitu denger lagu-lagu baru dari band-band baru (sebagian udah lama) yang muncul ke permukaan. Dengan cengkok dan irama khas yang mendayu-dayu dan terkesan cengeng nan tak berdaya😛 (Sori, gak sebut merek, kalian bisa tau sendiri, band2 apa…) Hmmm…? Are we in neighbor country..!? Rasanya jadi kaya di Kuala Lumpur (meski belum pernah ke sana.. ;-)). Ada apa dengan Indonesian Music!??? (Apa seeehhh… Bahasa Inggrisnya Morat-Maret..!! :))
Mungkin yang baca ini bakal nilai kalau aku Cuma nilai hal ini secara sepihak aja.. Eiitzzzz… Tunggu dulu, ojo grusa-grusu… Ojo Grusaaaaa…!?? Preeeetttt….. Kayaknya gak Cuma aku aja yang punya pendapat, opini, dan persepsi yang kaya gitu. Bahkan beberapa waktu lalu, dunia persilatan infotaintment digemparkan dengan berita si David Naif yang bilang, “Kangen Band??? Nggak bangeeettt deehh… Plisss deh, Jangan Kangen Band.” – Atau dengarlah kata Ridho Slank, “Musik Indonesia mengalami kemunduran.”, hal sama juga diutarakan camer ane, Erwin Gutawa.😀 So…!? Am I the only one to curse that kind of music…?? Nope. Asal kalian punya sense of music – punya jiwa seni – dan peduli dengan musik Indonesia, kalian pasti punya cara pikir yang sama dengan ane.

"inilah most-wanted band masa kini... khkehkeh"
Dengarlah lagunya D’Bagin*tiiiiiiiiiiiiiiiiitttttttt*, atau The Pot*tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit*, atau STduabe*tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit* (maaf, sekali lagi ini cuman masalah selera, bagi kalian yg nge-fans ma band2 *tiiiiiiiiiiiiiiiiiiit* itu, jangan tersungging ya…? Piss.. ;-)) dan dengarlah Padi, Sheila on 7, J-Rocks, Drive, Slank (hehehe…) rasakanlah. Musik mana yang lebih berkualitas? Lebih baik ane dengerin lagunya Sule daripada lagu Band2 *tiiiiiiiiit* itu tadi, karena masih aman dikonsumsi telinga.😀 (atau musik campursari yang Joss banget geettooo) Ane cuman berharap kuping2 kami yang (walau sedikit) tahu tentang musik & bisa menilai musik mana yg berkualitas dengan musik yg cuman nurutin pasar.
BTW, kalo lama-kelamaan musik Indonesia mirip2 ma band2 kancut asal Malaysia, kenapa kemaren kita teriakkan “GANYANG MALAYSIA”..?? Gimana mau ngganyang, kalo’ band2 yang berkiblat ke Malingsia gak diganyang dulu…!!!?? (maaf- kalo kesannya provokatif. Ni cuman curhatan ane dari lubuk hati yang paling dalam… :-D) Harusnya kita nyadar, kalo mau ngganyang Malaysia, Ganyang dulu band2 Indonesia yang Malaysia-sentris. Udah Bossseeennn!!!! Band2 baru, solois, semuanya menye-menye, metot (melayu total..!), gimana musik Indonesia bisa berkualitas…!!??? Untung aja kita masih punya Slank, Nidji, Padi, Drive, ZIGAZ, J-Rocks, dan band2 yang non-melayu…😀

About igo_adrian

I'm a dreamer, I'm a gamer, I'm a musician, I'm an artist, I'm Virgo A'raaf. View all posts by igo_adrian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: