Carlo Ancelotti: Bicara Tak Tik


Carlo Ancelotti membicarakan gaya sepakbola yang diterapkannya bersama Chelsea dan membandingkannya dengan tim tim yang pernah ditanganinya dulu.

Pada musim 2010/2011 ini, Chelsea memuncaki klasemen liga Inggris dengan nilai sempurna 15 (dari 5 pertandingan) dan mencetak 21 gol. Tentu jumlah gol ini adalah ‘luar biasa’ dalam sejarah karir Carletto. Semasa menangani AC Milan, Carletto belum sekalipun mengalami “goal galore”.

Saat masih menjadi pemain dan bermain di AC Milan, Ia mengecap manisnya Piala Champions berturut-turut: “Pada saat itu, tim (AC Milan) tidak mencetak banyak gol karena (pelatih) memiliki sistem strategi pertahanan yang rapi dan paten, jebakan offside, tekanan pada lawan, namun kami tidak mencetak banyak gol.”

Ancelotti semasa di AC Milan.

Perlu di ingat, semasa Ancelotti jadi pemain AC Milan, timnya pernah mencetak delapan gol dalam satu pertandingan.

“Saya ingat kami mencetak delapan gol di Foggia, saya mengingatnya dengan baik karena saya hanya bermain setengah babak saja dan kami tertinggal 2-1. Kemudian Capello menarikku keluar dan kami menang 8-2” Ucap Ancelotti sembari tertawa.

“Tim tim Italia tidak mau gawang mereka dijebol lawan, itu adalah mentalitas yang berbeda. Di Inggris, jika anda mencetak gol maka akan mendapatkan banyak ruang dan kesempatan melakukan serangan balik. Tim Tim kecil di Inggris akan selalu berusaha untuk membalas gol sehingga memberi kami banyak ruang untuk serangan balik. Bukan berarti pertahanan tim Inggris lebih lemah daripada tim Italia.” Tambahnya.

“Namun jika juru kunci klasemen Liga Italia dipertemukan dengan juru kunci klasemen Liga Inggris, saya bertaruh tim Inggris yang akan menang!” Pungkas pelatih yang akrab disapa Don Carletto itu.

Sejak kedatangannya sekitar satu tahun yang lalu, Ancelotti telah mengubah Chelsea menjadi tim yang sangat menghibur bagi penonton dan sangat menakutkan bagi lawan.

Ancelotti sebagai pelatih Chelsea

“Saya mengubah gaya bermain mereka. Mereka saya berikan banyak ruang untuk mengeluarkan seluruh kemampuan mereka. Mereka semua saya buat untuk selalu terlibat dalam setiap kejadian di atas lapangan. Saya beri mereka kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka.”

“Semua pemain, tak hanya striker, bisa mencetak gol. Tim kami memiliki talenta-talenta hebat, jadi kami bisa mencetak banyak gol.”

Setelah terpaku dengan formasi 4-4-2 diamond di musim lalu, musim ini Ancelotti mencoba gaya bermain agresif 4-4-3. Dan hasilnya… Sempurna.

(dikutip dan diberi sedikit bumbu dari: chelseafc.com)

About igo_adrian

I'm a dreamer, I'm a gamer, I'm a musician, I'm an artist, I'm Virgo A'raaf. View all posts by igo_adrian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: